Senin, 09 Maret 2020


TRIGONOMETRI



Rumus Perbandingan Trigonometri Untuk Sudut-sudut berelasi
            Coba kamu bandingkan nilai sin 30o dengan nilai cos 60o, atau sin 30o dengan sin 150o, atau bagaimana sin 30o  dengan sin 210o. Adakah perbandingan trigonometri yang nilainya sama? Adakah perbandingan trigonometri yang nilainya sama tetapi bertanda berlawanan? Dari kenyataan ini, dapat diduga terdapat hubungan antara perbandingan trigonometri sudut-sudut berbagai ukuran.
Sudut-sudut Berelasi
            Diberikan sudut yang ukurannya α. Sudut lain yang ukurannya (90o  ± α), (180o  ± α), (270o  ± α), (360o ± α), dan –α dikatakan berelasi dengan sudut yang ukurannya α dan sebaliknya.
            Karena sudut yang ukurannya α, (90o  ± α), (180o  ± α), (270o  ± α), (360o ± α), dan –α terletak di kuadran yang berbeda-beda, maka pengkajian sudut-sudut yang berelasi ini akan dikelompokkan dalam tiap kuadran.
Sudut Relasi Kuadran I
Untuk α lancip, maka (90° − α) menghasilkan sudut-sudut kuadran I. Di dalam trigonometri, relasi sudut-sudut dinyatakan sebagai berikut :
sin (90° − α) = cos α
cos (90° − α) = sin α
tan (90° − α) = cot α
Sudut Relasi Kuadran II
Untuk α lancip, maka (90° + α) dan (180° − α) menghasilkan sudut-sudut kuadran II.alam trigonometri, relasi sudut-sudut dinyatakan sebagai berikut :
sin (90° + α) = cos α
cos (90° + α) = -sin α
tan (90° + α) = -cot α
sin (180° − α) = sin α
cos (180° − α) = -cos α
tan (180° − α) = -tan α
Sudut Relasi Kuadran III
Untuk α lancip, maka (180° + α) dan (270° − α) menghasilkan sudut kuadran III. Di dalam trigonometri, relasi sudut-sudut dinyatakan sebagai berikut :
sin (180° + α) = -sin α          
cos (180° + α) = -cos α
tan (180° + α) = tan α
sin (270° − α) = -cos α
cos (270° − α) = -sin α
tan (270° − α) = cot α
Sudut Relasi Kuadran IV
Untuk α lancip, maka (270° + α) dan (360° − α) menghasilkan sudut kuadran IV. D i dalam trigonometri, relasi sudut-sudut dinyatakan sebagai berikut :
sin (270° + α) = -cos α
cos (270° + α) = sin α
tan (270° + α) = -cot α
sin (360° − α) = -sin α
cos (360° − α) = cos α
tan (360° − α) = -tan α
Jika diperhatikan, rumus-rumus diatas mempunyai pola yang hampir sama, oleh karena itu sangatlah tidak bijak jika harus menghafalnya satu per satu. Ada 2 hal yang harus diperhatikan, yaitu sudut relasi yang dipaka dan tanda untuk tiap kuadran.
Untuk relasi (90° ± α) atau (270° ± α), maka :
sin → cos
cos → sin
tan → cot
Untuk relasi (180° ± α) atau (360° ± α), maka :
sin = sin
cos = cos
tan = tan
Tanda masing-masing kuadran :
Kuadran I (0 − 90°) = semua positif
Kuadran II (90° − 180°) = sinus positif
Kuadran III (180° − 270°) = tangen positif.
Kuadran IV (270° − 360°) = cosinus positif
Contoh Soal
Contoh Soal 1
Untuk perbandingan trigonometri berikut, nyatakanlah dalam perbandingan trigonometri sudut komplemennya
sin 20°
tan 40°
cos 53°
Jawab :
sin 20° = sin (90° − 70°)
= cos 70°
tan 40° = tan (90° − 50°)
= cot 50°
cos 53° = cos (90° − 37°)
= sin 37°
Jika diperhatikan pada sin yang berubah menjadi cos, kemudian tan berubah jadi cot sedangkan cos berubah menjadi sin karena relasi yang dipaka adalah (90° − α) dan ketiga perbandingan trigonometri bernilai positif, karena sudut 20°, 40° dan 53° berada di kuadran I.
Contoh Soal 2
Nyatakan tiap perbandingan trigonometri berikut di dalam sudut 37° !
tan 143°
sin 233°
cos 323°
Jawab :
Sudut 143° adapada kuadran II, hingga tan 143° memiliki nilai negatif.
tan 143° = tan (180° − 37°)
= -tan 37°
Sudut 233° ada pada kuadran III, sehingga sinus memiliki nilai negatif.
sin 233° = sin (270° − 37°)
= -cos 37°
Perhatikan sin berubah menjadi cos dikarenakan relasi yang dipakai (270° − α)
Sudut 323° ada pada kuadran IV, hingga cosinus memiliki nilai positif.
cos 323° = cos (360° − 37°)
= cos 37°
Contoh Soal 3
Tanpa memakai kalkulator, tentukan nilai dari sin100−cos190cos350−sin260
Jawab :
sin 100° = sin (90° + 10°)
= cos 10°
cos 190° = cos (180° + 10°)
= -cos 10°
cos 350° = cos (360° − 10°)
= cos 10°
sin 260° = sin (270° − 10°)
= -cos 10°
Hingga :
sin100
−cos190cos350−sin260=cos10−(−cos10)cos10−(−cos10)=2cos102cos10=1

Sabtu, 21 Desember 2019

fungsi


 FUNGSI



Apabila sebelumnya pada bagian relasi dari himpunan A dan himpunan B dalam fungsi disebut sebagai fungsi dari A ke B apabia setiap anggota A dipasangkan dengan tepat satu anggota B.
Maka pada fungsi anggota dari himpunan A disebut sebagai domain (daerah asal). Sementara anggota dari himpunan B disebut sebagai kodomain (daerah kawan). Serta anggota yang ada dalam himpunan B yang berpasangan (himpunan C) disebut sebagai range (hasil) dari fungsi f.
Contoh soal 1.
Diketahui A = {1, 2, 3, 4} serta B = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8}. Sebuah fungsi 
f: A  B ditentukan oleh f(x) = 2x – 1. Maka:

a.    Gambarlah fungsi f dengan menggunakan diagram panah.
b.    Tentukan range dari fungsi f.
c.     Gambarlah grafik dari fungsi f
Jawab:
a.

b. f(x) = 2x – 1
f(1) = 2.1 – 1 = 1                         f(3) = 2.3 – 1 = 5
f(2) = 2.2 – 1 = 3                         f(4) = 2.4 – 1 = 7

Sehingga, range dari fungsi f yaitu  {1, 3, 5, 7}

Sifat-sifat Fungsi

Fungsi dikelompokkan menjadi 3 (tiga) jenis yaitu fungsi Injektif, Surjektif, dan Bijektif. Pengelompokkan tersebut didasarkan pada sifatnya. Perbedaan ketiga jenis tersebut dapat disimak pada penjelasan di bawah.
a.    Fungsi Injektif/Fungsi Into (Fungsi Satu-satu)
     Fungsi pertama yang akan dibahas adalah fungsi injektif atau sering disebut  dengan fungsi into atau fungsi satu-satu. Fungsi dikatakan fungsi injektif jika dan hanya jika anggota kodomain hanya dipasangkan satu kali dengan anggota domain.Pada fungsi injektif, anggota himpunan daerah kodomain boleh tidak memiliki pasangan, namun semua anggota kodomain yang terpsangkan hanya ada satu, tidak boleh ada yang lebih dari satu.
Perhatikan gambar di bawah untuk melihat lebih detail mengenai perbedaannya.

b.    Fungsi Surjektif (Fungsi Onto)
Fungsi Surjekti atau onto memiliki ciri yaitu anggota kodomainnya boleh memiliki pasangan lebih dari satu, namun tidak boleh ada anggota kodomain yang tidak dipasangkan. Fungsi surjektif biasanya dipenuhi apabila jumlah anggota kodomain sama atau lebih banyak dari anggota domain.
Perhatikan gambar di bawah untuk menambah pemahan sobat idschool tentang sifat fungsi surjektif.

 c.    Fungsi Bijektif (Korespondensi Satu-satu)
 Fungsi Bijektif merupakan gabungan dari fungsi injektif dan surjektif. Pada fungsi bijektif, semua anggota domain dan kodomain terpasangkan tepat satu. Kebalikan fungsi dari fungsi injektif dan surjektif belum pasti fungsi/pemetaan, namun kebalikan fungsi dari fungsi bijektif juga merupakan fungsi/pemetaan. Perhatikan gambar di bawah.

Fungsi Invers dan Sifat Fungsi Invers pada Komposisi Fungsi

 Fungsi invers adalah pemetaan yang memiliki arah berlawnan dengan fungsinya. Misalkan suatu fungsi mematakan dari himpunan A ke B. Maka, yang dimaksud fungsi invers adalah fungsi yang memetakan dari B ke A. Pada halaman ini, sobat idschool akan mempelajari fungsi invers dan sifat fungsi invers pada komposisi fungsi.

 Suatu fungsi dengan sifat tertentu memiliki invers, fungsi tersebut adalah fungsi yang memiliki sifat bijektif atau korespondensi satu-satu. Begitu juga dengan komposisi fungsi. Komposisi dari dua buah fungsi yang memiliki invers juga akan memiliki invers. Perhatikan pengertian invers yang dijelaskan melalui gambar di bawah untuk membantu pemahaman sobat idschool mengenai fungsi invers pada suatu fungsi dan komposisi fungsi.

Misalkan suatu fungsi  memiliki invers  dan  memiliki invers . Komposisi  dan  juga akan memiliki invers. Komposisi invers ini memiliki sifat fungsi invers yang akan dijelaskan kemudian.
Pada gambar sebelah kiri ditunjukkan sebuah fungsi  yang memiliki fungsi invers . Gambar di sebelah kanan adalah komposisi dua buah fungsi dan inversnya.
Sebelum membahas mengenai sifat invers pasa komposisi fungsi. Kita akan mempelajari terlabih dahulu proses mencari invers dari suatu fungsi. Penjelasan akan disajikan dalam bentuk soal dan pembahasan, jadi simak soal dan pembahasan tentang invers fungsi di bawah dengan baik.
Cara menentukan invers suatu fungsi, seperti cara di atas, memang cukup panjang. Sebenarnya, ada rumus praktis untuk menentukan suatu fungsi invers. Meskipun demikian, sebaiknya sobat idschool sudah menguasai konsep pencarian invers suatu fungsi di atas terlebih dahulu. Hal ini akan bermanfaat untuk sobat idschool nantinya, juga akan bermanfaat ketika sobat idschool lupa rumus cepatnya.
Cara cepat mencari sebuah fungsi invers untuk bentuk tertentu dapat diperoleh dengan cara berikut.





SIFAT INVERS PADA KOMPOSISI FUNGSI

Pembahasan sifat invers pada komposisi fungsi mempelajari hubungan kesamaan suatu fungsi invers dengan kesamaan lainnya. Sifat invers pada komposisi fungsi dapat membuat sobat idschool lebih tepat dalam menentukan langkah yang tepat untuk menyelesaikan variasi soal yang diberikan terkait komposisi fungsi.
Sifat Fungsi Invers pada komposisi fungsi dapat dilihat pada gambar di bawah.


Kamis, 19 Desember 2019

SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA

  PROFIL SAYA:






NAMA : ISMI MIFTACHUROHMAH

TTL : MALUKU TENGAH 28 FEBRUARI 2000 

NIM : 201842030

ALAMAT : POKA RUMAH TIGA
SILABUS SMA/MA


Mata Pelajaran      : Matematika Peminatan MIPA
Kelas                       : XII

Kompetensi Inti
KI 1   Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2  Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan   menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3  : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
 KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.


Kompetensi Dasar
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
  2.1  Memiliki sikap jujur dan konsisten, bertanggungjawab, tangguh, konsisten dan jujur dalam memecahkan masalah nyata sehari-hari.
2.2  Mengembangkan rasa ingin tahu, motivasi internal, rasa percaya diri dan sikap kritis dalam menyelesaikan matematika dan masalah kontekstual













Matriks dalam
sistem
persamaan
linier






















Transformasi
Geometri













Mengamati
Membaca persamaan-persamaan linier dari berbagai sumber.


Menanya
Membuat pertanyaan tentang cara penyelesaian sistem persamaan linier selain menggunakan metode grafik, substitusi dan eliminasi.

Mengeksplorasikan
Mengenali bentuk matriks dalam sistem persamaan linier serta menentukan unsur-unsur matriks yang ada dalam suatu sistem persamaan linier.

Mengasosiasikan
Menganalisis matriks dalam sistem persamaan linier dan menggunakannya menentukan penyelesaiaan sistem  persamaan linier

Mengomunikasikan
Merumuskan persamaan matriks dari suatu masalah nyata yang berkaitan dengan sistem persamaan linier, mengaplikasikan konsep matriks, menentukan penyelesaiannya dan menyajikan semua itu dalam bentuk tulisan atau lisan


Mengamati
Membaca jenis-jenis transformasi geometri dari berbagai sumber

Menanya
Membuat pertanyaan tentang perbedaan jenis-jenis tranformasi geometri koordinat.

Mengeksplorasikan
Mengenali jenis-jenis transformasi geometri koordinat: translasi, rotasi, refleksi dan dilatasi

Mengasosiasikan
·      Menganalisis dan merumuskan persamaan matriks dari jenis-jenis transformasi geometri koordinat, menentukan hasil transformasi dengan menggunakan persamaan matriks transformasi.
·      Menggambar hasil  transformasi geometri koordinat

Mengomunikasikan
Merumuskan persamaan matriks dari suatu masalah nyata yang berkaitan dengan transformasi geometri koordinat, mengaplikasikan konsep matriks, menentukan penyelesaiannya dan menyajikan semua itu dalam bentuk tulisan atau gambar.













Tugas
·  membaca mengenai pengertian matriks dalam sistem persamaan linier dan transformasi geometri
·  Mengerjakan latihan soal-soal yang terkait dengan penyelesaian sistem persamaan linier dengan metode matriks, jenis-jenis transformasi geometri, komposisi beberapa transformasi.

Portofolio
Menyusun dan membuat rangkuman dari tugas-tugas yang ada.

Tes
Tes tertulis bentuk uraian












4 x 4 jam pelajaran












· Buku Matematika kelas XII
· Buku referensi dan artikel yang sesuai
· Internet


  3.1  Mendeskripsikan dan menganalisis konsep matriks dalam sistem persamaan linear dan transformasi dalam geometri koordinat serta menerapkannya dalam memecahkan masalah nyata yang berkaitan.


4.1 Merencanakan dan melaksanakan strategi yanefektif dalam mengaplikasikan konsep dan operasi, dan sifat-sifamatriks dalamemecahkan masalah nyata terkait sistem persamaan linier dan transformasi geometri, serta menginterpretasikan menganalisis makna hasil pemecahan masalah.

 2.1  Memiliki sikap jujur dan konsisten, bertanggungjawab, tangguh, konsisten dan jujur dalam memecahkan masalah nyata sehari-hari.
2.2  Mengembangkan rasa ingin tahu, motivasi internal, rasa percaya diri dan sikap kritis dalam menyelesaikan matematika dan masalah kontekstual













Vektor












Mengamati
Membaca, mengamati skalar dan vector dari berbagai sumber.

Menanya
Dibawah bimbingan guru, menanyakan perbedaan besaran skalar dan vektor.

Mengeksplorasikan
Menentukan unsur-unsur besaran skalar dan vektor, vektor satuan, sifat sifat operasi aljabar vektor, sudut antara dua vektor, panjang proyeksi dan proyeksi vektor suatu vektor pada vektor lainnya, serta cara menyelesaikan masalah nyata yang berkaitan dengan skalar dan vektor.

Mengasosiasikan
Menggambar operasi penjumlahan atau pengurangan beberapa vektor dan operasi perkalian skalar vektor.













Tugas
Mengerjakan latihan soal-soal yang terkait dengan skalar dan vektor

Portofolio
Menyusun dan membuat rangkuman dari tugas-tugas yang ada.

Tes
Tes tertulis bentuk uraian












4 x 4 jam pelajaran












· Buku Matematika kelas XII
· Buku referensi dan artikel yang sesuai
· Internet

 3.2  Mendeskripsikan dan menganalisis konsep skalar dan vektor dan menggunakannya untuk membuktikan berbagai sifaterkait jarak dan sudut serta menggunakannya dalam memecahkan masalah.

 4.2 Memecahkan masalah dengan menggunakan kaidah-kaidah vektor.

2.1   Memiliki sikap jujur dan konsisten,bertanggungjawab, tangguh, konsisten dan jujur dalam memecahkan masalah nyata sehari-hari

2.2  Mengembangkan rasa ingin tahu, motivasi internal, rasa percaya diri dan sikap kritis dalam menyelesaikan matematika dan masalah kontekstual














Bunga majemuk,
Angsuran,
Anuitas

.













Mengamati
Membaca dari berbagai sumber untuk mencari informasi tentang bunga majemuk, angsuran dan anuitas.

Menanya
Berdiskusi membuat pertanyaan tentang masalh keuangan seperti bunga majemuk, angsuran dan anuitas.

Mengeksplorasikan
Mengidentifikasi unsur-unsur dalam masalah keuangan.

Mengasosiasikan
Menganalisis prinsp matematika keuangan dan menentukan hubungan bunga, angsuran dan anuitas.

Mengomunikasikan
Menyajikan data keuangan dan menjelaskan konsep bunga, angsuran dan anuitas.













Tugas
Mencari permasalahan keuangan sehari-hari yang berhubungan dengan bunga dan angsuran (misalnya kredit kendaran atau barang)

Observasi
Mengidentifikasi bunga, angsuran atau anuitas dari suatu masalah keuangan

Portofolio
Rangkuman permasalahan keuangan sehari-hari dan identifikasi unsur bunga, angsuran dan anuitas

Tes
Tes tertulis  berbentuk uraian














3 x 4 jam pelajaran













· Buku Matematika kelas XII
· Buku referensi dan artikel yang sesuai
· Internet











3.3  Menganalisis konsep dan prinsip matematika keuangan terkait bunga majemuk, angsuran, daanuitas serta menerapkannya dalam memecahkan masalah keuangan.

4.3  Menyajikan data keuangan dan menganalisis konsep dan prinsip matematika terkait angsuran daanuitas dan melakukaprediksi pemecahan  masalah perbankan.

2.1  Memiliki sikap jujur dan konsisten, bertanggungjawab, tangguh, konsisten dan jujur dalam memecahkan masalah nyata sehari-hari.
2.2  Mengembangkan rasa ingin tahu, motivasi internal, rasa percaya diri dan sikap kritis dalam menyelesaikan matematika dan masalah kontekstual













Komposisi
transformasi
geometri













Mengamati
Mengamati  komposisi transformasi geometri koordinat dari berbagai sumber

Menanya
Membuat pertanyaan tentang komposisi tranformasi geometri koordinat.

Mengeksplorasikan
Menganalisis dan merumuskan aturan komposisi beberapa transformasi geometri koordinat, menentukan hasil komposis beberapa transformasi.

Mengasosiasikan
Menggambar hasil komposisi beberapa transformasi geometri koordinat.

Mengomunikasikan
Membuat model, merumuskan persamaan matriks dari suatu masalah nyata yang berkaitan dengan komposisi  transformasi geometri koordinat, menentukan penyelesaiannya dan menyajikan semua itu dalam bentuk tulisan, gambar atau lisan.












Tugas
·  membaca mengenai pengertian komposisi transformasi geometri koordinat dari berbagai sumber.
·  Mengerjakan latihan soal-soal yang terkait dengan komposisi transformasi.geometri koordinat.

Portofolio
Menyusun dan membuat rangkuman dari tugas-tugas yang ada.

Tes
Tes tertulis bentuk uraian












4 x 4 jam pelajaran












· Buku Matematika kelas XII
· Buku referensi dan artikel yang sesuai
· Internet

3.4  Menerapkan konsedan aturan komposisi transformasi geometri koordinat dalam menyelesaikan matematika dan masalah kontekstual.

 4.4  Memecahkan masalah dengan menggunakan konsedaaturan komposisi beberapa transformasi geometri koordinat.

2.1  Memiliki sikap jujur dan konsisten,bertanggungjawab, tangguh, konsisten dan jujurdalam memecahkan masalah nyata sehari-hari

2.2  Mengembangkan rasa ingin tahu, motivasi internal, rasa percaya diri dan sikap kritis dalam menyelesaikan matematika dan masalah kontekstual















Dimensi Tiga














Mengamati
·  Membaca dan meningat kembali konsep jarak dan sudut pada ruang dimensi tiga.
·  Mencari informasi teknik membuat irisan dua bidang

Menanya
Melalui diskusi kelompok membuat pertanyaan tentang jarak dan sudut antara garis/bidang, bidang/bidang.

Mengeksplorasikan
·   Menentukan jarak dan sudut antara garis/bidang, bidang/bidang
·   Menentukan cara paling mudah membuat irisan dua bidang

Mengasosiasikan
Menyimpulkan konsep jarak atau besar sudut antara garis/bidang, bidang/bidang

Mengomunikasikan
·  Menjelaskan cara menghitung konsep jarak atau besar sudut antara garis/bidang, bidang/bidang
·  Menjelaskan secara sederhana proses membuat irisan dua bidang.














Tugas
Menggambar beberapa bangun ruang

Observasi
·  Menyelidiki atau menentukan beberapa jarak atau sudut yang dibentuk atas unsur dalam bangun ruang
·  Membuat irisan antara dua bidang pda gambar ruang dimensi tiga.

Portofolio
· Merangkum gambar bangun ruang yang sudah ditentukan beberapa jarak dan sudut yang dapat ditemukan pada gambar.
· Membuat irisan dua bidang

Tes
Tes tertulis bentuk uraian   .













5 x 4 jam pelajaran













· Buku Matematika kelas XII
· Buku referensi dan artikel yang sesuai
· Internet

3.5  Mendeskripsikan konsep jarak dan sudut antar garis/bidang, bidang/bidang dan irisan dua bidang dalam bangun ruang dimensi tiga melalui demonstrasi menggunakaalat peraga atau media lainnya, dan menerapkannya dalam pemecahan masalah.

4.5  Menyajikan konsejarak, sudut antar garis/bidang, bidang/bidang, dan irisan dua bidang dalam pemecahan masalah bangun ruang dimensi tiga

2.1  Memiliki sikap jujur dan konsisten, bertanggungjawab, tangguh, konsisten dan jujur dalam memecahkan masalah nyata sehari-hari.
2.2  Mengembangkan rasa ingin tahu, motivasi internal, rasa percaya diri dan sikap kritis dalam menyelesaikan matematika dan masalah kontekstual













Trigonometri













Mengamati
Membaca mengenai pengertian identitapenjumlahan sinus, identitas selisih sinus, identitas penjumlahan kosinus, identitas selisih kosinus dalam pengubahan dan pembuktian berbagaidentitas trigonometri dari berbagai sumber

Menanya
Membuat pertanyaan mengenai pengertian identitapenjumlahan sinus, identitas selisih sinus, identitas penjumlahan kosinus, identitas selisihkosinus dalam pengubahan dan pembuktian berbagaidentitas trigonometri, dan penerapannya pada masalah nyata

Mengeksplorasikan
Menemukan rumus rumus penjumlahan sinus, selisih sinus, penjumlahan kosinus, identitas selisih kosinus dalam pengubahan dan pembuktian berbagaidentitas trigonometri dan menerapkannya dalam pemecahan masalah.

Mengasosiasikan
Menggunakan identitapenjumlahan sinus, identitas selisih sinus, identitas penjumlahan kosinus, identitas selisih dalam pengubahan dan pembuktian berbagaidentitas trigonometri serta menyajikannya dengan tulisan.

Mengomunikasikan
Menjelaskan tentang pengubahan dan pembuktian sinus dan kosinus.













Tugas
Mengerjakan latihan soal-soal yang terkait dengan identitapenjumlahan sinus, identitas selisih sinus, identitas penjumlahan kosinus, identitas selisih kosinus

Portofolio
Menyusun dan membuat rangkuman dari tugas-tugas yang ada.

Tes
Tes tertulis bentuk uraian












5 x 4 jam pelajaran












· Buku Matematika kelas XII
· Buku referensi dan artikel yang sesuai
· Internet

3.6  Mendeskripsikan identitas penjumlahan sinus, identitas selisih sinus, identitas penjumlahan kosinus, identitas selisih dan menerapkannya dalam pemecahan masalah.
4.6  Menyajikan dan menganalisis identitapenjumlahan sinus, identitas selisih sinus, identitas penjumlahan kosinus, identitas selisih untuk pengubahan dan pembuktian berbagaidentitas trigonometri.

2.1    Memiliki sikap jujur dan konsisten,bertanggungjawab, tangguh, konsisten dan jujurdalam memecahkan masalah nyata sehari-hari

2.2  Mengembangkan rasa ingin tahu, motivasi internal, rasa percaya diri dan sikap kritis dalam menyelesaikan matematika dan masalah kontekstual












Integral Tentu













Mengamati
Membaca untuk memahami dan mengingat kembali konsep integral tentu.

Menanya
·      Mendiskusikan konsep luas dan volume benda putar.
·      Membuat pertanyaan tentang luas dan volume benda putar
·      Membuat pertanyaan tentang panjang kurva

Mengeksplorasikan
·      Menenrtukan daerah di bawah kurva atau hasil benda putar
·      Menentukan interval dari derah di bawah kurva dan derah hasil benda putar
·      Menentukan intergral tertentu dalam menghitung panjang kurva

Mengasosiasikan
Menganalisis konsep dan aturan integral tentu untuk suatu interval

Mengomunikasikan
Menjelaskan langkah menghitung luas derah di bawah kurva dan volume benda putar serta panjang kurva menggunakan aturan integral tentu.













Tugas
Menggambar beberapa grafik kurva.

Observasi
·   Menentukan derah yang dibatasi oleh kurva
·   Menentukan benda putar yang terbentuk
·   Menentukan panjang kurva

Portofolio
Merangkum gambar beberapa grafik, menentukan derah di bawah kurva, atau benda putar yang terbentuk kemudian dengan menggunakan konsep integral tentu menghitung luas di bawah kurva dan volume bend putar.

Tes
Tes tertulis bentuk uraian   .












5 x 4  jam belajar
















· Buku Matematika kelas XII
· Buku referensi dan artikel yang sesuai
· Internet

3.7  Mendeskripsikan dan menerapkan konsep dan aturan integratentu untuk membuktikan dan menyelesaikan masalah terkait luas daerah di bawah kurva, daerah di antara dua kurva dan volume benda putar.
3.8  Menganalisis grafik fungsi aljabar dan trigonometri dan menerapkan konsep dan aturan integratentu untuk menentukan panjang kurva pada intervatertentu.

4.7  Memecahkan masalah nyata dengan menerapkanberbagai konsep dan aturan integral tentu terkait luas daerah, volume benda putar dan panjang kurva dengan mengolah data, memilih variabel,menginterpretasi masalah dalam gambar dan membuat model masalah serta menyelesaikannya

2.3   Memiliki sikap jujur dan konsisten, bertanggungjawab, tangguh, konsisten dan jujur dalam memecahkan masalah nyata sehari-hari

2.4  Mengembangkan rasa ingin tahu, motivasi internal, rasa percaya diri dan sikap kritis dalam menyelesaikan matematika dan masalah kontekstual













Integral Parsial












Mengamati
·      Membaca untuk memahami dan mengingat kembali konsep integral
·      Menggambar grafik fungsi aljabar dan fungsi trigonometri

Menanya
·      Mendiskusikan integral fungsi aljabar dan trigonometri
·      Membuat pertanyaan integral parsial.

Mengeksplorasikan
·      Menentukan integral fungsi aljabar
·      Menentukan integral fungsi trigonometri

Mengasosiasikan
Menganalisis konsep dan aturan integral parsial.

Mengomunikasikan
Menjelaskan langkah menentukan integral parsial terhadap berbagai bentuk fungsi aljabar dan trigonometri.












Tugas
Menggambar beberapa grafik kurva.

Observasi
·      Menentukan integral fungsi aljabar
·      Menentukan integral fungsi trigonometri

Portofolio,
Merangkum gambar beberapa grafik, menentukan integral fungsi aljabar dan trigonometri

Tes
Tes tertulis bentuk uraian.












5 x 4  jam belajar














· Buku Matematika kelas XII
· Buku referensi dan artikel yang sesuai
· Internet